Dahak merupakan bahan yang
berasal dari saluran pernapasan bagian bawah (trakea, bronkus, saluran-saluran
dalam paru) yang diperoleh dengan jalan batuk. Air liur dan sekret yang berasal
dari tenggorokan bukan merupakan dahak. Pemeriksaan dahak membantu dalam
mengetahui adanya, mengenal jenis dan beratnya penyakit atau kelainan tempat
asalnya dahak; selain itu, penting juga untuk pemberian dan kontrol pengobatan.
Yang biasanya diperiksa adalah dahak pertama dibatukkan pagi hari, setelah
menggosok gigi dan berkumur; kadang-kadang diperlukan dahak kumpulan 12—24 jam.
Pemeriksaan dilakukan makroskopis, mikroskopis dan bakteriologis; lebih jarang
dilakukan pemeriksaan mikologis, kimia dan imunologis. Dalam keadaan normal,
dahak berjumlah amat sedikit dan tidak berwarna. Dalam keadaan adanya kelainan atau
penyakit tertentu, jumlah dahak bertambah, berbau busuk, berwarna
kelabu-kehijauan sampai seperti nanah, berdarah sedikit sampai banyak, terdapat
jaringan, dan sebagainya. Pada pemeriksaan mikroskopis diperhatikan adanya
eritrosit, leukosit, sel makrofag yang mengandung arang, debu atau zat besi,
jamur, bakteri, sel ganas, dan sebagainya. Pemeriksaan bakteriologis dilakukan
untuk mengetahui jenis dan kepekaan kuman dan jamur terhadap bermacam-macam
obat.
untuk lebih lanjut klik here
http://www.ziddu.com/download/18574591/MAKALAHSPESIMENDAHAKKDM1.docx.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar