Dan terjadi lagi
Kisah lama yang terulang kembali
Kau temukan
lagi
Dari cinta rumit yang kau jalani
Aku ingin kau merasa
Kamu mengerti aku mengerti kamu
Aku ingin kau sadari
Cintamu
bukanlah dia
Dengar laraku
Suara hati ini memanggil namamu
...
Karena separuh aku Dirimu
Ku ada disini
Pahamilah kau tak
pernah sendiri
Karena aku selalu
Di dekatmu saat engkau
terjatuh
Aku ingin kau merasa
Kamu mengerti aku mengerti kamu
Aku ingin kau sadari
Cintamu bukanlah dia
Dengar laraku Suara
hati memanggil namamu
Karena separuh aku Dirimu
Dengar laraku
Suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku
Menyentuh
laramu
Semua lukamu telah menjadi lirihku
Karena separuh aku
Dirimu
Kamis, 10 Mei 2012
Jumat, 10 Februari 2012
MAKALAH ILMU GIZI PERAN ZAT GIZI PADA TINGKAT USIA PRA SEKOLAH
Keadaan gizi seseorang
mempengaruhi penampilan, kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangannya, serta
ketahanan tubuh terhadap penyakit. Bahwa ada hubungan erat antara makanan
dengan kesehatan manusia telah lama diakui. Sejak tahun 1970 para pembuat
kebijakan pembangunan di dunia menyadari bahwa arti makanan lebih luas dari
sekadar untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan saja. Kecukupan gizi dan
pangan merupakan salah satu faktor terpenting dalam mengembangkan kualitas
sumber daya manusia, hal mana merupakan faktor kunci dalam keberhasilan
pembangunan suatu bangsa. Dalam hal ini gizi ternyata sangat berpengaruh
terhadap kecerdasan dan produktivitas kerja manusia agar perencanaan
peningkatan status gizi penduduk dapat dilakukan dengan baik, semua aspek yang
berpengaruh perlu dipelajari, dan pengaruh konsumsi makanan terhadap status
gizi.
SEE IN
http://www.ziddu.com/download/18574739/MAKALAHILMUGIZIPADAANAKPRASEKOLAH.docx.html
ManfaatYogaBagiKesehatan
YOU CAN SEE IN :
http://www.ziddu.com/download/18574711/ManfaatYogaBagiKesehatan.doc.html
STROKE
Stroke merupakan suatu penyakit yang lama
dikenal dan dewasa ini banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. penyakit yang
disebabkan oleh gangguan perederan darah otak ini manisfestasinya adalah
hemiparese. penyakit ini akan menimbulkan problem kapasitas fisik berupa
kelemahan anggota gerak sesisis kanan atau kiri, gangguan sensorik, potensial
ulkus tekan, potensial kontraktur juga mengakibatkan permasalahan kemampuan
fungsional yaitu gangguan gerak fungsional yang meliputi miring kekanan atau
kekiri, bangun keduduk dan berdiri.
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN GULLAIN BARRE SYNDROME
ASUHAN
KEPERAWATAN
DENGAN
GULLAIN BARRE SYNDROME
Definisi
:
Penyakit
akut atau lebih tepat subakut yang lambat laun menjadi paralitik dengan
penyebab yang belum jelas, namun teori saat ini mulai terarah pada proses
imunologik.
Etiologi
:
Teori
yang berlaku sekarang menganggap GBS, merupakan suatu npenyakit autoimun oleh
karena adanya antibody antimyelin yang biasannya didahului dengan faktor
pencetus. Sedangkan etiologinya sendiri yang pasti belum diketahui, diduga oleh
karena :
- Infeksi ; missal radang
tenggorokan atau radang lainnya.
- Infeksi virus; measles, Mumps,
Rubela, Influenza A, Influenza B, Varicella zoster, Infections mono
nucleosis (vaccinia, variola, hepatitis inf, coxakie)
- Vaksin ; rabies, swine flu.
- Infeksi yang lain ; Mycoplasma
pneumonia, Salmonella thyposa, Brucellosis, campylobacter jejuni.
- Keganasan ; Hodgkin’sdisease, carcinoma,lymphoma
-
you can see all in - http://www.ziddu.com/download/18574610/MateriGBS.docx.html
MAKALAH SPESIMEN DAHAK, KDM 1. kelompok
Dahak merupakan bahan yang
berasal dari saluran pernapasan bagian bawah (trakea, bronkus, saluran-saluran
dalam paru) yang diperoleh dengan jalan batuk. Air liur dan sekret yang berasal
dari tenggorokan bukan merupakan dahak. Pemeriksaan dahak membantu dalam
mengetahui adanya, mengenal jenis dan beratnya penyakit atau kelainan tempat
asalnya dahak; selain itu, penting juga untuk pemberian dan kontrol pengobatan.
Yang biasanya diperiksa adalah dahak pertama dibatukkan pagi hari, setelah
menggosok gigi dan berkumur; kadang-kadang diperlukan dahak kumpulan 12—24 jam.
Pemeriksaan dilakukan makroskopis, mikroskopis dan bakteriologis; lebih jarang
dilakukan pemeriksaan mikologis, kimia dan imunologis. Dalam keadaan normal,
dahak berjumlah amat sedikit dan tidak berwarna. Dalam keadaan adanya kelainan atau
penyakit tertentu, jumlah dahak bertambah, berbau busuk, berwarna
kelabu-kehijauan sampai seperti nanah, berdarah sedikit sampai banyak, terdapat
jaringan, dan sebagainya. Pada pemeriksaan mikroskopis diperhatikan adanya
eritrosit, leukosit, sel makrofag yang mengandung arang, debu atau zat besi,
jamur, bakteri, sel ganas, dan sebagainya. Pemeriksaan bakteriologis dilakukan
untuk mengetahui jenis dan kepekaan kuman dan jamur terhadap bermacam-macam
obat.
untuk lebih lanjut klik here
http://www.ziddu.com/download/18574591/MAKALAHSPESIMENDAHAKKDM1.docx.html
Langganan:
Postingan (Atom)